Rabu, 18 Mei 2022
Shooting Portraits with a Wide vs. Telephoto Lens
2.11 Shapes in Compositions
2.2 Rule of Thirds
2.4 Negative Space
2.1 Apa itu Komposisi?
Komposisi di dunia fotografi adalah cara menata elemen-elemen dan memposisikan objek utama dalam bingkai kamera yang di padu-padankan dengan objek lainnya di sekitar objek utama. Yang bisa memberi kesan, rasa, menciptakan harmoni dan arti penting pada sebuah foto.
Selasa, 17 Mei 2022
1.13 apa itu Exposure Stop
Exposure Stop adalah istilah dalam fotografi yang mengacu pada pengaturan nilai eksposur pada kamera yang dapat mengubah jumlah cahaya yang diterima oleh sensor gambar. Satu Exposure Stop (EV) mengacu pada pengaturan yang menggandakan atau mengurangi jumlah cahaya yang diterima oleh sensor gambar, dan setara dengan mengubah nilai shutter speed, aperture, atau ISO kamera.
1.12 Membaca Exposure pada Histogram
Histogram adalah grafik yang menunjukkan eksposur setiap bagian pada foto kalian.
1.11 HDR dan Bracketing
1.11 HDR dan Bracketing
- HDR adalah teknik pasca pengambilan foto/Teknik editng,
- Sedangkan bracketing adalah teknik pemotretan /pengambilan foto dengan mengambil dua foto atau lebih, dengan masing-masing mengekspos ke Highlight & Shadow secara otomatis.
- Gunakan tripod - lihat lebih banyak di bagian pengeditan kursus.
- 1.2 Apa itu Aperture
- 1.3 Apa itu Shutter speed
- 1.4 Apa itu ISO
- 1.5 Segitiga eksposur
- 1.6 Penggunaan Light Meter
- 1.7 LANJUTAN: Metering Modes
- 1.8 LANJUTAN: Exposure Compensation
- 1.9 Exposure Modes Automatic dan Manual
- 1.10 LANJUTAN: Dynamic Range
- 1.11 LANJUTAN: HDR dan Bracketing
- 1.12 LANJUTAN: Membaca Exposure pada Histogram
- 1.13 LANJUTAN: apa itu Exposure Stop
1.10 LANJUTAN: Dynamic Range
1.8 LANJUTAN: Exposure Compensation
1.7 LANJUTAN: Metering Modes
Ini adalam materi lanjutan tentang metring mode, jika kalian langsung mendapati materi di halaman ini di sarankan untuk membaca materi metering mode sebelumnya dengan menklik link nya di sini
Mode pengukuran mengacu pada cara bagaimana kamera menentukan paparan. Kebanyakan kamera terdapat empat metode pengukuran (Metering Mode) yang disediakan untuk mengukur kecerahan subjek. Yaitu :
1.6 Penggunaan Light Meter
1.5 Segitiga eksposur
1.4 Apa itu ISO
1.3 Apa itu Shutterspeed
Senin, 16 Mei 2022
1.2 APA ITU APERTURE ?
Salah satu syarat untuk menghasilkan sebuah karya fotografi yang keren adalah pengaturan gelap terang yang tepat pada sebuah foto agar bisa sesuai dengan konsep dan tema yang ingin disampaikan. dan yang mempengaruhi gelap terang sebuah foto ada tiga komponen yaitu :
- Aperture
- ShutterSpeed dan
- ISO
Apa itu Aperture?
Aperture adalah lubang atau bukaan pada lensa yang akan dilalui cahaya agar sampai pada sensor kamera. sperti halnya iris mata kita yang bisa membesar dan mengecil berdasarkan kondisi cahaya sekitar sehingga menghasilkan visual yang nyaman untuk dilihat.
Pada lensa kamera terdapat komponen berupa blade (lihat juga bagian anatomi kamera ), yang secara umum bisa di atur besar kecilnya bukaan (aperture) pada lensa. satuan yang digunakan dalam pengaturan aperture adalah f/Stop atau f/number.
- f-number yang dengan nilai kecil = aperture / bukaan lensa menjadi semakin besar
- f-number yang dengan nilai besar = aperture / bukaan lensa menjadi lebih kecil.
- Rentang nilai perture tergantung pada fitur lensa lensa kamera yang kalian gunakan - lihat juga bagian anatomi kamera . karena nilai maksimal dan minimal dari dari bukaan lensa tergantung type lensa kamera yang kalian gunakan. jadi saat membeli lensa pastikan apakah nilai aperture maksimal sdh sesuai dengan yang kita inginkan.
- metode atau cara merubah nilai aperture tergantung dari jenis lensa yang digunakan, jika lensa digital, pengaturannya dilakukan pada menu yang terdapat di bodi kamera, sedangkan lensa manual biasanya terdapat ring pada pada body lensa yang dapat diputar.
- lensa kit adalah lensa yang biasanya disertakan satu paket pembelian kamera, biasanya lensa Kit nilai aperturenya tidak terlalu besar. Berkisar antara f/3.5 - f/22.
Pengaruh nilai Aperture terhadap hasil foto
| Nilai Bukaan makin besar | Nilai Bukaan Makin Kecil |
|---|---|
|
|
|
|
|
|
Perhatikan tabel:
- Aperture dengan bukaan lebar menyebabkan depth of field yang lebih dangkal atau ruang fokus menjadi lebih sempit dan mengakibatkan bagian belakang menjadi semakin Blur, ini lebih sering digunakan untuk foto potrait.
Berikut ini adalah contoh penggunaan lensa dengan bukaan lebar f`/1.8
(Image By : Petualang Amatir)
-
Aperture dengan nilai lebih kecil menyebabkan depth of field yang lebih dalam atau ruang fokus menjadi lebih luas. Biasanya sering digunakan untuk foto pemandangan atau interior, karena pada bagian belakang objek (Background maupun forground semakin jelas dan detail).
Berikut ini adalah contoh penggunaan lensa dengan bukaan kecil f`/22
(Image By : Petualang Amatir)
Jika ingin menggunakan settingan kamera dengan bukaan lebar, karena ingin menghasilkan background yang blur dan bokeh, tapi mengakibatkan hasil foto menjadi over exsposure atau terlalu terang. maka lakukan pengaturan pada ShutterSpeed dan ISO untuk mengurangi kecerahan pada foto.
Yuk baca materi selanjutnya :
1.1 APA ITU EKSPOSUR?
Minggu, 15 Mei 2022
Pengikut
-
Fotografi berasal dari kata Foto yang berati Cahaya dan Grafic yang berarti Gambar atau lukisan. Jadi Fotografi berarti Seni melukis Cahaya....
-
Salah satu syarat untuk menghasilkan sebuah karya fotografi yang keren adalah pengaturan gelap terang yang tepat pada sebuah foto agar bisa ...
-
Banyak beredar aplikasi foto editing yang beredar di andoid sehingga membuat kita bingung untuk memilih mana yang tepat untuk kebutuhan edit...
-
Kali ini, saya ingin berbagi sedikit mengenai aturan / prinsip rule of thirds (ROT). Cara atau teknik ini merupakan salahsatu cara yang pali...
-
Seperti yang sudah dibahas sebelumya, bahwa yang mempengaruhi gelap dan terang hasil foto itu terdiri dari 3 komponen yaitu, Aperture, Shutt...

