Selasa, 28 Maret 2023

Perbedaan antara Street Fotografi, Potrait dan Human Interest

Kebanyakan dari kita sulit membedakan street photography, portrait, dan human interest pada photography dikarenakan adanya keterkaitan yang erat antara ketiga jenis fotografi tersebut dengan subjek manusia.

Meskipun sulit untuk membedakan ketiga jenis fotografi ini, penting untuk diingat bahwa setiap jenis fotografi memiliki pendekatan dan tujuan yang berbeda. Fotografi yang tepat harus dipilih tergantung pada tujuan fotografer dan subjek yang ingin diabadikan dalam foto.

Namun  demikian Street photography, portrait, dan human interest photography semuanya memiliki perbedaan mendasar dalam pendekatan dan tujuan fotografi. Berikut adalah penjelasan singkat mengenai perbedaan mendasar ketiga jenis fotografi tersebut:

(klik sub judul dengan tanda panah di bawah untuk meluaskan tampilan bacaan)

Street photography (fotografi jalanan)
adalah fotografi yang mengambil gambar dari kehidupan sehari-hari dan aktivitas manusia di tempat-tempat umum, seperti jalan-jalan, taman, dan tempat-tempat umum lainnya. Tujuan dari street photography adalah untuk menangkap momen-momen spontan dan menggambarkan kehidupan manusia di lingkungan perkotaan. Biasanya, fotografer jalanan tidak mengganggu atau mengubah apa pun dalam lingkungan yang difoto, dan hanya mengambil gambar dengan cara yang non-intrusif. 
Portrait photography
(fotografi potret) adalah fotografi yang fokus pada gambar seseorang atau kelompok orang. Tujuan dari portrait photography adalah untuk menangkap esensi dari subjek dan menciptakan gambar yang menggambarkan kepribadian, karakter, atau ekspresi wajah mereka. Biasanya, fotografer potret bekerja dengan subjek mereka untuk menciptakan komposisi yang menarik dan memastikan pencahayaan yang tepat.
Human interest photography (fotografi minat manusia)
adalah fotografi yang menyoroti aspek-aspek manusia dalam lingkungan atau situasi tertentu. Tujuan dari human interest photography adalah untuk menangkap momen-momen yang menginspirasi, menghibur, atau membangkitkan empati dari penonton. Fotografer minat manusia seringkali harus merencanakan dengan cermat dan mempersiapkan diri untuk mengambil gambar yang kuat dan bermakna.
Dalam kesimpulannya, street photography berfokus pada momen-momen spontan di lingkungan perkotaan, portrait photography berfokus pada gambar individu atau kelompok manusia yang diatur dengan sengaja, sementara human interest photography berfokus pada momen-momen manusia dalam situasi yang dapat menginspirasi atau membangkitkan empati.